MALAPETAKA THOGUT DUNIA [ UST ABU FATHIN ]

Masalah Thogut, pentingkah Itu ?. Penting, Bahkan Syarat Sahnya Iman, Coba  Bayangkan, inilah Tugas Utama Para Nabi dan Rosul, simak ayat berikut ini :

 

Allah SWT Berfirman :

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rosul pada tiap-tiap ummat (untuk menyerukan): “ibadahlah kepada Allah (saja) dan JAUHILAH thaghut itu!” (An- Nahl: 36)

 

Thogut, Berarti musuhnya Nabi-Nabi itulah Thogut : Raja Fir’aun, Abu Jahal, Raja Namrudz..Raja Romaw, para penguasa yang durhaka tidak mengikuti petunjuk Allah.

 

Dan Thogut itu Pembuat Hukum selain Allah. Seandainya Islam hanya sholat aja, Abu jahal bisa jadi sudah masuk Islam, dan terbukti para Pengikut Thogut itu, ternyata ada yang mengaku2 beriman, seperti ayat berikut :

 

Firman Allah Ta’ala:

“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang MENGAKU dirinya telah beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu, mereka hendak BERHAKIM Kepada Thoghut, padahal mereka telah diperintahkan mengingkari thaghut itu. Dan syaithan bermaksud menyesatkan mereka..” (QS. An-Nisaa: 60)

 

Seakan seperti jaman ini, banyak mengaku muslim tapi ber-Hakim kepada selain petunjuk Allah, yaitu tidak memakai Syariat Allah. Coba Simak-Penekanan kalimat awal “Apakah kamu tidak memperhatikan..“Dan kata “Ber-Hakim kpd thogut”…….Subhanallah !

 

Makanya bila pesan “UTAMA” ini terabaikan ya akibatnya masyarakat dunia sekarang mirip dengan kondisi masyarakat jahiliyah dahulu, semua kemaksiatan dan pelanggaran merebak dimana-mana. Dimana masyarakat yang kondisinya seperti saat Nabi belum diturunkan. Karenanya dua hal pokok diatas dihilangkan didalam kehidupan sehari-hari padahal ia termasuk syarat keimanan. Laa Hawlaa Walaa Quwwata Illa Billaah..

 

ALLAH MENGUTUK PARA THAGUT

 

Allah SWT Berfirman: “Katakanlah: “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu di sisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka ada yang dijadikan kera dan babi dan orang yang menyembah THOGUT“. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. (QS Al Maidah:60)

 

Pantaslah Allah Raja Manusia, mengutuk, menghukum terburuk-bagi para pemberontak yg bikin hukum tandingan di wilayah kekuasaan-Nya. Dan pendukung, pembuat hukum thogut, sepanjang masa selalu di-Istidrad utk kesesatannya, dikasih Allah dunia yang menipunya, hati2 saudaraku jangan lemah, Smg Allah mnolong dan memberi kita petunjuk.

 

MUKJIZAT QUR’AN

 

Mukjizat ayat, sebelum Rosulullah Saw diutus, tepatnya dalam menyikapi era globalisasi ini, yaitu tidak pernah yahudi dan nasrani bergabung memusuhi Allah SWT dan syari’at-Nya yg tinggi. Nasrani benci dengan yahudi, sebab Yahudi dianggap membunuh yesus, sekarang pun nampak jelas didalam film2 soal yesus, hingga komunitas yahudi protes, sutradaranya dianggap anti semit.

 

Aneh, sekarang ditingkat elite zionis, saat ini mereka bergabung, memusuhi syariat Allah. Mereka menjajah dunia, memusnahkan khilafah. Tidak pernah terjadi sepanjang sejarah kecuali hanya abad ini.

 

Dan kemerdekaan negara-negara didunia mereka tebarkan sunnah-sunnah yahudi berupa demokrasi dan nasionalisme, yg hakikatnya menjauhkan manusia dari syariat Allah.

 

Inilah Ayat tersebut dan perhatikan Statement Tegas, Allah SWT.

 

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi wali (pemimpin-pemimpinmu: ikutan faham ismenya, ekonominya, idolanya); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain (Amerika-Israel-Ingggris, PBB). Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu TERMASUK GOLONGAN mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS. Al Maidah (5) : 51)

 

TASYABUH

 

Sebagian kaum muslimin yang begitu enggan dengan undangan sesama muslim. Anehnya, Mereka malah merasa bangga dengan kebersamaannya dengan orang-orang kafir tersebut. Persis seperti yang Allah Ta’ala sindir dalam Al Quran.

 

Allah Ta’ala berfirman: “(yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin, idola, thogut) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.” (QS. (4):139)

 

AL FATIHAH

(Mereka Yang Sesat Dan Dimurkai)

 

 

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

 

“Tunjukilah kami jalan yang lurus” [QS. Al-Fatihah : 6].

 

Kemudian Allah ta’ala mengenalkan jalan itu, dalam firman-Nya :

 

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

 

“(Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka” [QS. Al-Fatihah : 7].

 

Karena jalan ini diberi rintangan berupa perkara yang akan membuat rusak kelurusannya, maka Allah menambahkan keterangan yang telah lalu dengan memperingatkan orang-orang yang menempuh jalan lurus tersebut dari jalan-jalan yang ditempuh oleh umat-umat yang lain, dalam firman-Nya :

 

غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ

 

“Bukan (jalan) mereka yang DIMURKAI dan bukan (pula jalan) mereka yang SESAT” [QS. Al-Fatihah : 7].

 

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 

الْيَهُودُ مَغْضُوبٌ عَلَيْهِمْ وَالنَّصَارَى ضُلَّالٌ (رواه الترمذي رقم ٢٩٥٤ وصححه الألباني في سلسلة الصحيحة رقم ٣٢٦٣)

 

“Yahudi adalah umat yang DIMURKAI dan Nashara adalah umat yang sangat

SESATNYA” [HR. At-Tirmidzi no. 2954, dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 3263].

 

Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

 

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ (أخرجه أحمد وغيره، وصججه الألباني في الإرواء رقم ١٢٦٩)

 

“Barangsiapa yang MENYERUPAI suatu kaum, maka ia termasuk GOLONGAN mereka” [Dikeluarkan oleh Ahmad dan yang lainnya, serta dishahihkan oleh Al-Albani dalam Al-Irwaa’ no. 1269]

 

Bagaimana dengan Isme-Isme dari Sumber Thagut Zionis Yahudi Amerika, yang diikuti kebanyakan manusia saat ini ?. DUA Dosa Super mengarah kepada Dua hal penting yaitu : Bab Tasyabuh dan Bab untuk Mengingkari Thagut. Dalam Tasyabuh aja Valentine diharamkan?, APALAGI TASYABUH THAGUT ?, apalagi sekaligus berbarengan “Berhakim kepada Thagut” ? Satu saja masuk ke golongan mereka apalagi kedua2nya ?

 

oleh MAJELIS TAUSIAH PARA KYAI & USTADZ INDONESIA pada 14 Juni 2011 jam 13:27

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s